Ketua DPRD Kota Jambi Desak Bank Jambi Segera Pulihkan Layanan

WhatsApp Image 2026 02 26 at 22.12.50

JAMBIREAL.COM – Sampai saat ini untuk layanan ATM (Automated Teller Machine) dan mobile banking Bank 9 Jambi belum juga optimal sehingga para Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Jambi mengadu ke Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, setelah berulang kali gagal bertransaksi dan terpaksa mengantre di kantor cabang.

Pengaduannya berisi keluhan atas layanan ATM dan M-Banking yang tidak dapat diakses. Para ASN menilai belum ada kepastian informasi resmi terkait penyebab maupun estimasi pemulihan.

“Kami ingin menyampaikan keluhan terkait layanan ATM dan Mobile Banking Bank 9 Jambi yang hingga saat ini sering tidak dapat diakses sebagaimana mestinya,” tulis perwakilan ASN dalam laporan tersebut.

Akibat gangguan sistem, nasabah tidak dapat melakukan transaksi mandiri seperti tarik tunai, transfer, hingga pembayaran rutin. Kondisi itu memaksa mereka datang langsung ke kantor bank. Antrean pun meningkat tajam, terutama menjelang dan saat pencairan gaji.

Sejumlah ASN mengaku harus meninggalkan pekerjaan atau meminta izin hanya untuk mengantre demi menyelesaikan transaksi yang seharusnya bisa dilakukan secara digital. Mereka menilai situasi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berdampak pada efektivitas kerja.

Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried mendesak manajemen Bank Jambi segera mengambil langkah konkret dan terukur untuk memulihkan layanan secara menyeluruh.

“Kami meminta Bank Jambi segera berkoordinasi intens dengan regulator, khususnya Bank Indonesia, agar proses pemulihan layanan ATM bisa dipercepat. Kenyamanan dan kepercayaan nasabah harus menjadi prioritas,” tegasnya, pada Rabu (04/03/2026).

Ia menekankan pentingnya transparansi kepada publik. Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui kondisi riil dan tahapan pemulihan yang sedang dilakukan agar tidak terjadi spekulasi atau keresahan.

“Manajemen harus terbuka menyampaikan perkembangan terkini. Jangan sampai informasi simpang siur berkembang di tengah masyarakat,” ujarnya.

Selain percepatan pemulihan sistem, DPRD juga mendorong langkah taktis untuk mengurai antrean di kantor cabang, seperti penambahan teller sementara dan layanan jemput bola di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Faried menegaskan, sebagai bank kebanggaan daerah, Bank Jambi harus mampu menunjukkan respons cepat, profesional, dan bertanggung jawab dalam menjaga stabilitas layanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top